marcelo

5 Defender Kiri Cemerlang di Eropa Sekarang Ini

Posted on

Di masa sepakbola modern sekarang ini, fungsi fullback bukan cuma sekedar melaksanakan tugas bertahan. Tetapi, mereka pun memiliki tanggung jawab extra agar lebih banyak ikut andil didalam menjalankan gempuran.

Fullback saat ini diinginkan menyokong gempuran melalui sektor sayap, berlari ke depan dan menyuguhkan umpan silang ke kotak penalti musuh.

Manchester City akhir-akhir ini berinvestasi besar di fullback semacam Kyle Walker, Benjamin Mendy dan Danilo. Ini ialah bukti jika peran fullback memiliki peran yang begitu penting untuk setiap team.

Sepakbola kian maju dan setiap punggawa sumber berita ini musti mengikutinya. Dibawah ini 5 bek kiri cemerlang di Eropa sekarang ini

David Alaba (Bayern Munchen)

Pesepakbola Austria ini telah menghiasi Bundesliga semenjak menjalankan debutnya pada musim 2009/10 bagi raksasa Jerman Bayern Munchen.

Pesepakbola berumur 25 tahun ini tidaklah begitu penting didalam sistem Carlo Ancelotti dan lain halnya buat sistem Pep Guardiola. Taktik Guardiola sebagian besar pun menurut kinerja fullback di area sayap.

Pep ialah orang yang rujukan artikel ini memoles Alaba sebagai anggota kelas dunia di umur yang begitu muda, namun cedera begitu mengganggunya. Tetapi, hal tersebut tidaklah menjadikan bakat yang dipunyai Alaba jadi diragukan.

Dia telah menghasilkan 3 gol dan membikin 4 assist buat tim Jerman didalam 35 performa tahun ini. Cedera menghambatnya di musim ini di bawah Jupp Heynckes namun dia jelas memperlihatkan peningkatan selama beberapa bulan belakangan.

Alex Sandro (Juventus)

Punggawa berumur 27 tahun yang berlaga di Juventus ialah tipikal bek sayap modern. Dia cepat, gesit, dan mempunyai keahlian teknis yang diincar seorang pelatih dari fullback masa kini.

Ex punggawa Porto ini telah menghasilkan 4 gol dan 5 assist bagi Bianconeri. Tetapi, statistik itu tidaklah seluruhnya mewakili apa yang dikerjakan Sandro bagi Juventus setiap minggunya.

Debut hebatnya itu membikin baca lebih lengkap tulisan Roberto Carlos mengatakan Alex Sandro menjadi penggantinya. Ini memperlihatkan alasannya Sandro begitu santer dihubungkan dengan Chelsea sepanjang tahun yg lalu, namun dia akhirnya tetap tinggal di Juventus.

Sandro barangkali akan hengkang saat bursa transfer dibuka lagi lantaran MU dan beberapa team besar Eropa yang lainnya pun berminat membeli punggawa Brasil itu.

Marcos Alonso (Chelsea)

Ex punggawa Sunderland dan Bolton ini mendapatkan tidak sedikit kritik saat transfernya ke Chelsea diberitahukan di musim panas 2016. Tetapi, dia dapat meredam seluruh kritik itu.

Performanya buat team komando Antonio Conte cukup bagus. Ex punggawa Fiorentina itu telah menghasilkan 7 gol dan membikin 3 assist buat klub London di musim ini. Dia pun dapat menghasilkan gol melalui tendangan bebas.

Gaya permainannya pas dengan formasi yang diberlakukan Antonio Conte. Dia kerap berlari di sisi kiri dan menyokong gempuran serta tidak lupa kunjungi sumber utama berita dengan tugas bertahannya menjadi bek sayap didalam formasi 3-4-3.

Jordi Alba (Barcelona)

Lionel Messi seolah memiliki keahlian telepati dengan Dani Alves di sayap kanan. Sehabis Alves keluar dari Barcelona, Messi kali ini mengambil hal sama dengan Jordi Alba.

Alba dihadirkan di musim panas 2012 melalui Valencia guna menggantikan Eric Abidal yang telah tua. Alba sanggup melanjutkan tugas punggawa Prancis tersebut dengan cukup baik.

Dia pernah mendiami kursi cadangan di sebagian besar musim 2016/17 di bawah Luis Enrique usai sang manajer mempergunakan sistem 3 bek. Saat ini, usai kehadiran Ernesto Valverde dan kepergian Neymar ke PSG, Alba telah mendapatkan kehidupan baru di Catalan.

Dia telah menghasilkan 3 gol dan membikin 8 assist di seluruh arena perlombaan sejauh ini. Kecepatan Alba menolongnya didalam melaksanakan transisi dari bertahan ke menyerang dan kebalikannya.

Marcelo (Real Madrid)

Punggawa dunia Brasil ini adalah bek kiri paling baik di dunia selama beberapa tahun terakhir. Punggawa berumur 29 tahun tersebut merupakan salah satu lihat web ini pesepakbola yang penting ketika Real Madrid menjuarai La Liga dan Liga Champions musim yg lalu.

Marcelo sebelum-sebelumnya memperoleh kritik lantaran keahlian bertahannya dirasa kurang usai joint dengan klub ibukota. Tetapi, dia telah bekerja keras guna menaikkan dan mengoptimasikan permainannya. Dia sudah bermain 4 kali pada FIFA FIFPro World 11 pada tahun 2012, 2015, 2016, dan 2017

Marcelo telah menghasilkan 4 gol dan membikin 6 assist buat Los Blancos musim ini dan berperan penting dalam perjalanan Madrid pada Liga Champions.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *